Artikel
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten Gelar Kegiatan Coaching Clinic : Siapkan Penyuluh Award Tingkat Nasional 2025

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten Gelar Kegiatan Coaching Clinic : Siapkan Penyuluh Award Tingkat Nasional 2025

Kota Serang, 21 Mei 2025 – Dalam upaya memperkuat kompetensi penyuluh agama Islam di era digital yang inklusif dan berdaya saing, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten melalui Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (PENAIS ZAWA) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Coaching Klinik Peningkatan Karya Tulis Ilmiah dan Pembuatan Konten Digital Inklusif bagi Seluruh Penyuluh Se-Provinsi Banten.”

Kegiatan strategis ini berlangsung pada hari Rabu, 21 Mei 2025, bertempat di Hotel Wisata Baru, Kota Serang. Hadir dalam acara pembukaan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Dr. H. Nanang Fatchurrahman, M.Pd, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya menyampaikan yang menjadi motor penggerak dalam penyelenggaraan coaching klinik ini. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar Kanwil Banten untuk melahirkan penyuluh unggulan yang dapat bersaing di tingkat nasional, dengan bekal keilmuan, keterampilan literasi, dan kemampuan produksi konten yang relevan dengan kebutuhan zaman. Turut mendampingi beliau, Kabid PENAIS ZAWA, H. Badrussalam, beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional yang turut memberikan dorongan penuh terhadap penguatan peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam literasi keagamaan dan transformasi dakwah digital.

Tujuan utama dari Coaching Klinik ini adalah untuk meningkatkan kompetensi penyuluh agama Islam dalam dua ranah strategis, yakni (1) kemampuan menulis karya ilmiah keagamaan secara metodologis, dan (2) kemampuan memproduksi konten dakwah digital yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat digital, termasuk generasi milenial dan kelompok rentan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025, bertempat di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, dengan tujuan strategis kegiatan ini adalah  mempersiapkan para penyuluh menghadapi Ajang Penyuluh Award Nasional 2025 yang akan digelar Kementerian Agama RI pada bulan Juni mendatang.

Kegiatan Coaching Klinik ini menghadirkan dua narasumber yang mumpuni dan memiliki otoritas kuat di bidangnya: yakni Dr. H. Muhammad Soleh Hapudin, M.Si — Dosen Universitas Esa Unggul, Ketua Forum Silaturahmi Doktor Indonesia (FORSILADI) Provinsi Banten, serta penulis dan pembina literasi keislaman nasional. Dalam paparannya, beliau membahas strategi menulis karya tulis ilmiah yang sistematis, metodologis, dan berbasis moderasi beragama., selain itu beliau menyampaikan Dalam sesinya, beliau menyampaikan urgensi menulis karya tulis ilmiah sebagai bentuk dakwah berkelanjutan yang tidak hanya menyentuh emosi, tetapi juga menanamkan logika berpikir yang sehat. Ia menekankan pentingnya mengembangkan tradisi menulis di kalangan penyuluh sebagai upaya mendokumentasikan pemikiran keagamaan yang moderat, adaptif, dan membumi.“Penyuluh yang menulis adalah penyuluh yang merekam sejarah dakwah. Melalui tulisan, penyuluh bisa berdialog dengan masa depan,” ungkapnya,

Nara sumber Kedua yakni Bpk Adithya Angga Pratama, M.I.Kom — seorang praktisi komunikasi digital dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Serang. Beliau memandu peserta dalam memahami pembuatan konten dakwah digital inklusif, termasuk teknik produksi video dakwah sederhana, pemanfaatan media sosial, dan strategi komunikasi visual yang efektif. Ia menegaskan bahwa media digital merupakan medan dakwah baru yang harus dimenangkan dengan cara-cara kreatif dan humanis.

Kehadiran kedua narasumber ini menjadi kombinasi ideal antara wacana ilmiah dan praktik teknologi digital, sehingga para penyuluh tidak hanya tercerahkan secara gagasan, tetapi juga terlatih secara teknis. Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlibat aktif dalam praktik menulis karya ilmiah sederhana . Mereka juga diajak memproduksi konten video singkat dengan pesan-pesan dakwah yang disesuaikan dengan karakteristik audiens digital, terutama kalangan muda dan pengguna media sosial. penyuluh yang masuk nominasi hasil Penyuluh Award tingkat Provinsi Banten untuk mempersiapkan Penyuluh Award Tingkat Nasional yang akan digelar Kementerian Agama Pusat di bulan Juni mendatang

Kegiatan ini secara khusus diposisikan sebagai arena persiapan menghadapi Penyuluh Award Nasional 2025. Oleh karena itu, sesi-sesi pelatihan difokuskan pada peningkatan portofolio karya tulis dan konten digital peserta. Penyuluh yang akan mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional diarahkan untuk menyusun karya ilmiah terbaiknya, serta mendesain konten digital bertema moderasi beragama, pemberdayaan umat, literasi zakat dan wakaf, serta pembinaan masyarakat rentan secara inklusif.

Semoga dari coaching ini lahir penyuluh-penyuluh yang tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi role model nasional dalam membumikan dakwah yang tercerahkan, mencerdaskan, dan membebaskan.

Muhammad Soleh Hapudin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *