Pendidikan adalah elemen fundamental dalam membangun masa depan bangsa. Dengan tantangan globalisasi yang semakin kompleks, pendidikan bermutu menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Namun, pemerataan akses pendidikan berkualitas tetap menjadi tantangan, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya seperti Provinsi Banten. Untuk menjawab tantangan tersebut, Yayasan Amal Insan yang dipimpin oleh Bpk Achmad Rozi, SE, MM, CPHCM menyelenggarakan Webinar Nasional sekaligus dalam memperingati Sewindu Amal Insan Foundation bertema Mengintegrasikan Pendidikan Bermutu dalam Program Pendidikan Gratis di Provinsi Banten pada Sabtu, 30 November 2024. Webinar ini menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni Prof. Dr. H. Yudi Juniardi, M.Pd., Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Banten, Dosen Universitas Tirtayasa Serang Banten, dan Dr. H. Muhammad Soleh Hapudin, M.Si., Ketua Forum Silaturahmi Doktor Indonesia (FORSILADI) Provinsi Banten, Dosen Universitas Esa Unggul Jakarta
Program pendidikan gratis di Banten telah diluncurkan dengan tujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Namun, tantangan yang dihadapi adalah kualitas pendidikan yang bervariasi di antara sekolah-sekolah. Beberapa sekolah gratis mungkin tidak memiliki fasilitas yang memadai atau tenaga pengajar yang berkualitas, sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan pendidikan bermutu dalam program pendidikan gratis agar semua siswa dapat merasakan manfaat pendidikan yang setara.
Pendidikan gratis adalah upaya pemerintah untuk memberikan akses pendidikan tanpa hambatan biaya, sesuai amanat Pasal 31 UUD 1945. Sementara itu, pendidikan bermutu berfokus pada hasil pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman, mencakup literasi, numerasi, dan keterampilan abad ke-21. Tantangan utama adalah bagaimana menggabungkan kedua konsep ini dalam kebijakan yang efektif dan berkelanjutan.
Di Provinsi Banten, program pendidikan gratis telah berjalan melalui pendanaan seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi diluar dana BOS yang bersumber dari Pemerintah Pusat . Namun, beberapa persoalan muncul, seperti kesenjangan mutu antarwilayah, terbatasnya fasilitas, dan kebutuhan peningkatan kompetensi guru.
Mengintegrasikan pendidikan bermutu dalam program pendidikan gratis di Provinsi Banten adalah langkah penting untuk memastikan bahwa semua siswa, tanpa memandang latar belakang ekonomi, dapat mengakses pendidikan yang berkualitas. Visi calon gubernur Banten untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas harus didukung oleh semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan pendidikan di Banten dapat mencapai standar yang lebih tinggi dan memberikan manfaat yang signifikan bagi generasi mendatang.
Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Amal Insan memberikan wawasan penting tentang integrasi pendidikan bermutu dalam program pendidikan gratis di Banten. Dengan strategi yang tepat, seperti peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas yang memadai, dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Provinsi Banten dapat menjadi contoh sukses implementasi pendidikan berkualitas secara merata. Kombinasi antara pendidikan gratis dan pendidikan bermutu adalah langkah strategis untuk menciptakan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing di era global.